Hidup senantiasa berlari
Melewati detik, menit, jam, dan hari
Meninggalkan berjuta pahit manis kenangan
menenggelamkan dalam suka duka kehidupan...
yakinlah...
bahwa... semua itu akan berakhir pada suatu titik
yaitu "mati"...
hari ini,
disini...
kita akan berpisah sementara
maka air mata janganlah dijadikan angka yang dikalikan dengan kesedihan...
meski tak kini...
esok mungkin kan terjadi...
kan kita sadari
perpisahan ini sudah selayaknya terjadi
hingga tiba satu hari nanti
kita kan dipertemukan kembali
dalam keadaan yang lebih berarti,...
lihatlah...
cakrawala di luar masih sedemikian luasnya
menawarkan berjuta keindahan
dan juga kesesatan...
dan...
jalan panjang di depan
turut menanti tuk kita susuri
sembari kita gelar pikir dan zikir
menuju muara pengharapan...
ingatlah...
ketika kita pernah sama-sama mengeja zaman
mendikte waktu untuk beragam ilmu pengetahuan
kadang gelap,
memaksa kita terus berharap
kadang terang,
namun waktu tetap saja gamang
bungkus semua kesombongan dalam kafan
lalu kubur dalam-dalam...
waktu terus berlari
terus saja berlari
sayang bila yang tlah kita lakukan hanya jadi ilusi
teruslah berjuang....
jangan artikan
perpisahan ini
sebuah kematian...
Ramutu - Yo - Ben! Judule: iseng2 nulis.
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
Pilih Menu
- Keluh Kesah (20)
- Memorabilia (8)
- Motivasi (3)
- Puisi (4)
- Quotation (3)
- Teori Pribadi (5)
- untuk Negeriku (2)
- Video (2)
Hidangan Favorit
-
apa yang terjadi dengan hatiku, ku masih disini, menunggu pagi... seakan letih, tak menggangguku... kumasih terjaga, menunggu p...
-
" Bertepuk sebelah tangan? " emang bisa ya? tangan kita kan cuma satu? eh dua ding ya. Maksudnya, kalo sebelah tangan doang, jadinya satu y...
-
LOOK AT YOURSELF AFTER WATCHING THIS ! Gimana, udah pada pernah nonton video di atas?? Apa yang Anda rasakan setel...
-
Kedai ini bak teras rumahku. Aku duduk di kursi ujung, di sudut, bersandarkan dinding; dan tentu saja sendirian, tak ada pengunjung lain. ...



siiiiiiiiiiiiiiip (perpisahan bukanlah kematian)